Sumenep-SwaraRakyat.com,- Jatim Puspa sebagai jendela program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang bertujuan memberdayakan perempuan, meningkatkan perekonomian keluarga, dan menanggulangi kemiskinan dengan memberikan bantuan modal usaha produktif (barang, bukan uang tunai) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), khususnya perempuan dari keluarga kurang mampu, agar mereka mandiri secara ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan mendorong pemberdayaan masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Program Jatim Puspa kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keluarga rentan secara ekonomi. Hari ini, Selasa 23 Desember 2025, dilaksanakannya kegiatan penyerahan bantuan barang usaha kepada 39 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dibagikan di Balai Desa Gersik Putih Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep.
Sasaran Pemanfaat :
Keluarga penerima manfaat PKH graduasi atau yang memiliki usaha dengan tujuan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Memberikan alat dan modal usaha agar perempuan bisa mengembangkan usahanya meningkatkan taraf hidup dan pendapatan keluarga KPM. Begitu juga dalam Ketahanan Pangan dan mendorong kemandirian usaha bahkan mendukung ketahanan pangan rumah tangga.
Program Jatim Puspa tidak memberikan bantuan non tunai melainkan berbentuk barang modal usaha kepada 39 KPM, seperti kulkas, etalase, rombong, atau alat produksi lainnya sesuai kebutuhan usaha KPM, dengan total nilai Rp2,5 juta per KPM.
Pada acara Penyerahan Barang Bantuan Pemberdayaan Usaha Perempuan (Jatim Puspa) tahun 2025 dihadiri oleh TIM Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jatim yang didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep diwakili oleh Staf Pengelola Pembinaan dan Pengembangan Perekonomian.
Pada kesempatan ini, Turut hadir pada acara Penyerahan Barang ke 39 KPM Jatim Puspa di Desa Gersik Putih Kec. Gapura, Forpimka Gapura, Kades Gersik Putih dan KPM desa Gersik Putih.
Dalam sambutannya, Tim perwakilan DPMD Jawa Timur menekankan pentingnya program Jatim Puspa dalam memberdayakan perempuan dan meningkatkan perekonomian keluarga. Beliau juga berharap KPM dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga, Tuturnya.
“Program Jatim Puspa ini, diharapkan Desa Gersik Putih dapat menjadi inspirasi dalam memberdayakan perempuan dan meningkatkan perekonomian keluarga. KPM dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga, sehingga dapat mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Sumenep berkomitmen untuk terus mendukung program ini demi kesejahteraan masyarakat, singkatnya.
Sementara itu, Yanto Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kab. Sumenep, menjelaskan bahwa program Jatim Puspa merupakan bagian integral dari sejumlah program prioritas yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam upaya penguatan ekonomi masyarakat dan desa.
Yanto, menambahkan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Pemprov Jatim dalam menciptakan masyarakat desa yang mandiri dan sejahtera. Pihaknya berharap, para penerima manfaat dapat mengembangkan potensi lokal secara maksimal.
Camat Gapura ,Imam, menegaskan, keyakinannya yang mendalam bahwa ketika perempuan berdaya, maka keluarga akan sejahtera. Pihaknya menekankan bahwa program Jatim Puspa harus dijadikan gerakan bersama, sebuah “bukti bahwa perempuan Gapyra khususnya Gersik Putih adalah sosok tangguh, mandiri, dan menjadi pilar utama kemajuan keluarga serta di desa.” Tegasnya.
Lebih lanjut camat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas inisiasi program ini, serta kepada para pendamping dan seluruh penerima manfaat atas kerja keras dan kolaborasi yang telah menyukseskan pelaksanaan program. “Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan manfaat nyata bagi masyarakat Gersik Putih,” pungkasnya.
Kepala Desa Gersik Putih, Muhab, dalam kesempatan yang sama turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan oleh pemerintah, baik dari tingkat provinsi maupun kabupaten. “Bantuan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi dan memajukan ekonomi masyarakat desa,” tuturnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan KPM dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga, sehingga dapat mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam rumah tangga, tutup Muhab.













