Jakarta, Swararakyat.com – Koordinator Presidium Jaringan Muda Merah Putih (JMMP), Fuadul Aufa yang biasa disapa Upay, menyampaikan apresiasi atas meningkatnya tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Berdasarkan Survei Litbang Kompas Triwulan II Tahun 2026, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Selain itu, 80,6 persen responden menilai kinerja Polri semakin baik dibandingkan tahun sebelumnya, sementara 67,6 persen masyarakat menyatakan puas terhadap pelayanan Polri. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa berbagai program transformasi kelembagaan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penegakan hukum yang profesional semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Fuadul Aufa menilai bahwa meningkatnya kepercayaan publik merupakan buah dari komitmen seluruh jajaran Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Drs.Listyo Sigit Prabowo,M.Si. dalam mewujudkan Polri yang Presisi, modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
JMMP juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Metro Jaya yang berhasil meraih Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan negara atas dedikasi, loyalitas, dan prestasi institusi dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
“Penghargaan yang diterima Polda Metro Jaya merupakan prestasi yang membanggakan. Di bawah kepemimpinan Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Polda Metro Jaya menunjukkan kinerja yang semakin profesional, adaptif, humanis, dan mampu menjaga stabilitas keamanan di wilayah strategis Ibu Kota serta kawasan penyangga nasional. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, integritas, dan pengabdian kepada masyarakat mendapatkan apresiasi dari negara,” ujar Fuadul Aufa.
Menurutnya, keberhasilan Polda Metro Jaya juga tidak terlepas dari sinergi yang kuat dengan unsur TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, kalangan akademisi, media, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif.
Ke depan, JMMP berharap Polri terus memperkuat reformasi kelembagaan melalui peningkatan profesionalisme sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan publik, penegakan hukum yang berkeadilan, pemberantasan kejahatan transnasional dan kejahatan siber, serta penguatan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.
JMMP juga berharap Polri terus menjaga independensi, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, membuka ruang partisipasi publik, serta memperkuat kepercayaan masyarakat sebagai modal utama dalam menjaga stabilitas nasional dan mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri senantiasa menjadi institusi yang profesional, modern, terpercaya, semakin dicintai Masyarakat, serta terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan mengayomi masyarakat demi Indonesia yang aman, maju, dan berdaulat,” tutup Fuadul Aufa. (*)













