Kondisi SMP Negeri 3 Tarutung Disorot: Banyak Kaca Jendela Pecah Dinilai Abaikan Kenyamanan Belajar

Tarutung – Swararakyat.com |Rehabilitasi bangunan SMP Negeri 3 Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara yang baru rampung dengan anggaran dari Kementerian PUPR pasca-gempa tahun 2024 justru menimbulkan sorotan tajam. Meski renovasi telah dilakukan, sejumlah fasilitas penting justru dibiarkan rusak, khususnya kondisi kaca jendela di beberapa ruang kelas yang tampak pecah dan terbuka begitu saja.

Pantauan media ini di lokasi Senin 28 Juli 2025, kondisi kaca yang pecah tampaknya telah berlangsung cukup lama tanpa adanya upaya perbaikan. Hal ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi para siswa dalam menjalani proses belajar mengajar.

Pegiat sosial kontrol, M. Simanungkalit, turut mengomentari kondisi tersebut. “Mungkin saja kepala sekolah tidak peduli terhadap estetika sekolah dan kenyamanan siswa. Ini perlu menjadi perhatian serius bagi para pemangku kepentingan, terutama untuk mengevaluasi kinerja kepala sekolah di SMP Negeri 3 Tarutung,” ujarnya saat ditemui.

Lebih lanjut, ia menyinggung bahwa sebelumnya media ini juga pernah menyoroti kondisi dinding sekolah yang dipenuhi coretan mencolok. Namun, perbaikan tampaknya hanya dilakukan sebatas yang diberitakan saja. “Apakah perbaikan hanya dilaksanakan sebatas yang terekspos media?” tambah Simanungkalit.

Kritik ini mengarah pada pertanyaan lebih besar mengenai bagaimana pengawasan terhadap kinerja kepala sekolah dilakukan oleh otoritas pendidikan di Tapanuli Utara. Jika kondisi semacam ini terus dibiarkan, dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi citra dunia pendidikan daerah dan mencoreng kepemimpinan Bupati Tapanuli Utara yang baru dipilih rakyat.

Kadis Pendidikan Tapanuli Utara Bontor Hutasoit Mengatakan”Akan kami panggil Lae kepala sekolahnya ,terimakasih informasinya”.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak kepala sekolah SMP Negeri 3 Tarutung belum dapat dikonfirmasi untuk memberikan klarifikasi.(Norris Hutapea)