Ia juga menyampaikan pembangunan IKN tentunya butuh waktu yang cukup panjang. Sehingga, prioritas pembangunan pada 2024 adalah perpindahan yang layak.
“Di mana kita bisa melihat pusat dari pemerintahan dan supportingnya ditargetkan bisa selesai 2024. Tapi perkembangan keseluruhan IKN sendiri akan didesain dalam jangka panjang,” ujarnya.
Baca Juga: Dipengaruhi Pelemahan Ekonomi China, Rupiah Diprediksi Masih Konsolidasi Pekan Depan
Dalam jangka panjang, atau menengah panjang, tentu peranan non-APBN akan menjadi lebih besar. Kemenkeu pun sudah mendukung untuk otoritas IKN di dalam mendesain berbagai proyek.
“Sehingga dalam hal ini kepartisipasian atau penggunaan dari APBN-nya bisa lebih kecil dalam jangka pendek, dan kemudian bisa sesuai dengan kemampuan dari APBN ke depannya. nanti kita lihat apakah ada usulan-usulan KPBU,” tuturnya.(ren)













