Lampung, Swararakyat.com– Kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Lampung mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi kepemudaan. Ketua Umum Perserikatan Baramuda Indonesia (PBI), Ferdiansyah Rusman, menilai agenda pertemuan Jokowi dengan masyarakat merupakan langkah penting dalam menjaga komunikasi politik antara pemimpin bangsa dan rakyat.
Menurut Ferdiansyah, kehadiran Jokowi di tengah masyarakat menunjukkan komitmen untuk terus mendengarkan aspirasi publik meskipun tidak lagi berada dalam pemerintahan. Ia menegaskan, pola komunikasi langsung yang selama ini menjadi ciri kepemimpinan Jokowi masih relevan dalam memperkuat partisipasi masyarakat terhadap pembangunan nasional.
“Kehadiran Pak Jokowi di Lampung bukan sekadar silaturahmi kebangsaan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan dan harapan mereka secara langsung. Aspirasi rakyat harus tetap menjadi fondasi dalam menentukan arah kebijakan nasional,” ujar Ferdiansyah, Sabtu (27/6/2026).
Ia menilai berbagai masukan yang diperoleh dari masyarakat daerah memiliki nilai strategis untuk mendukung keberlanjutan program pembangunan yang saat ini dijalankan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, kesinambungan pembangunan membutuhkan sinergi antara pengalaman kepemimpinan nasional dan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Ferdiansyah mengatakan bahwa Jokowi masih memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan masyarakat. Hal itu terlihat dari antusiasme warga yang hadir menyambut kedatangannya di sejumlah titik kunjungan di Lampung. Fenomena tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa kepercayaan publikp terhadap kepemimpinan yang dekat dengan rakyat masih menjadi faktor penting dalam dinamika politik nasional.
“Pak Jokowi telah meninggalkan warisan politik berupa budaya mendengar rakyat secara langsung. Nilai itu harus terus dijaga dan menjadi bagian dari tata kelola pemerintahan ke depan,” katanya.
Lebih lanjut, Ferdiansyah menegaskan bahwa PBI mendukung setiap langkah yang bertujuan memperkuat persatuan nasional, menjaga stabilitas politik, dan mengawal suksesnya agenda pembangunan pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia berharap kunjungan Jokowi ke berbagai daerah dapat menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat dan agenda pembangunan nasional.
Menurutnya, Indonesia saat ini membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa untuk menghadapi tantangan ekonomi global, memperkuat ketahanan nasional, serta mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, ruang dialog antara tokoh bangsa dan masyarakat harus terus dibangun demi menjaga optimisme dan persatuan nasional.
“Kami melihat apa yang dilakukan Pak Jokowi sebagai bentuk kontribusi kebangsaan. Ketika masyarakat diberi ruang untuk didengar, maka kepercayaan publik terhadap negara akan semakin kuat. Pada akhirnya, hal tersebut akan menjadi modal besar bagi keberhasilan pemerintahan Prabowo-Gibran dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata,” tutup Ferdiansyah Rusman. (*)













