Bukan Kapal Baru! KM Virgo Transport 8 Punya Jejak 39 Tahun di Jepang Sebelum Terbalik di Laut Jawa

KM Virgo Transport 8, kapal Ro-Ro yang sebelumnya dikenal dengan nama Ferry Kurushima saat beroperasi di Jepang. Kapal tersebut kemudian beroperasi di Indonesia dan mengalami musibah di perairan Laut Jawa. Foto: (Dok. Vessel Finder/istimewa.)

SURABAYA, Swararakyat.com — Musibah KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa mengungkap fakta menarik mengenai sejarah kapal tersebut. Kapal Ro-Ro yang melayani angkutan penumpang dan kendaraan itu ternyata bukan kapal baru.

Sebelum beroperasi di Indonesia dengan nama KM Virgo Transport 8, kapal tersebut dikenal sebagai Ferry Kurushima dan memiliki sejarah panjang dalam pelayaran domestik Jepang.

Kapal itu dibangun pada 1987 oleh Shin Kurushima Onishi Shipyard di Imabari, Jepang. Selama puluhan tahun, kapal tersebut digunakan untuk melayani rute domestik di Jepang, termasuk jalur yang menghubungkan Kokura dan Matsuyama.

Setelah mengakhiri masa operasionalnya di Jepang pada 30 Juni 2025, kapal kemudian berpindah pengoperasian dan akhirnya menggunakan nama KM Virgo Transport 8 di Indonesia.

Di Indonesia, kapal tersebut dioperasikan untuk melayani rute Surabaya–Banjarmasin.

Namun, perjalanan kapal yang telah memiliki pengalaman puluhan tahun di perairan Jepang itu berakhir dalam musibah di Laut Jawa.

KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu, 12 September 2026. Dalam perjalanan, kapal dilaporkan mengalami kondisi darurat dan sempat dalam posisi miring.

Komunikasi dengan kapal kemudian terputus. Tim SAR gabungan melakukan pencarian dan menemukan KM Virgo Transport 8 dalam kondisi terbalik di perairan Laut Jawa.

Operasi penyelamatan kemudian dilakukan untuk mengevakuasi penumpang dan awak kapal. Sejumlah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, sementara proses pencarian korban lainnya terus dilakukan.

Fakta mengenai sejarah kapal tersebut menjadi perhatian karena KM Virgo Transport 8 sebelumnya telah beroperasi selama hampir empat dekade di Jepang sebelum kemudian berlayar di Indonesia.

Meski demikian, usia kapal tidak dapat langsung dikaitkan sebagai penyebab musibah. Penyebab pasti kapal mengalami kemiringan hingga akhirnya terbalik masih harus menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan pihak berwenang.

Perjalanan panjang yang dimulai dari galangan kapal Jepang pada 1987 itu kini berakhir tragis di perairan Laut Jawa.

Hampir empat dekade berlayar. Berganti nama, berganti negara operasi. Namun, perjalanan terakhir KM Virgo Transport 8 justru berakhir di tengah Laut Jawa. (*)