Sumenep-SwaraRakyat.com, 16 Juni 2025 –
Viralnya pemberitaan dimedia cetak adanya pemecatan dua orang oknum tenaga keamanan di lingkungan perusahaan bukan Hoax.
Kedua oknum tenaga keamanan tersebut telah mencederai Marwah sebagaimana profesi yang mereka sandang. Tidak ada keraguan dan toleransi pihak manajemen perusahaan PT Garam Me-warning terhadap kedua oknum tenaga keamanan tersebut.
Dalam penelusuran media swararakyat.com, pihak manajemen perusahaan PT Garam dengan tegas, perusahaan tidak lagi adanya toleransi segala bentuk pelanggaran disiplin, kecurangan, maupun penyalahgunaan fasilitas operasional perusahaan, termasuk yang dilakukan oleh oknum internal sekalipun, tutur manager Coorparate PT Garam.
” Keputusan pemutusan hubungan kerja terhadap dua tenaga satuan pengamanan tersebut telah melalui proses pemeriksaan internal sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku. Tindakan tersebut merupakan bentuk komitmen manajemen dalam menjaga integritas, kedisiplinan, dan tata kelola perusahaan yang sehat”, tegas Miftah.
Dalam hal ini, PT Garam juga membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa pun, termasuk dua mantan tenaga keamanan yang diberitakan, jika memang memiliki informasi atau bukti keterlibatan pihak lain atau oknum sebagaimana yang dimaksud dalam pemberitaan, agar dapat menyampaikannya secara resmi kepada manajemen perusahaan untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.
“Prinsip kami jelas, siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran, baik internal maupun eksternal, akan kami tindak sesuai aturan. Tidak ada yang kebal terhadap aturan perusahaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Perusahaan terus berkomitmen untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam setiap lini operasionalnya, termasuk dalam pengelolaan bahan bakar dan fasilitas logistik, demi mendukung produktivitas dan pelayanan optimal kepada seluruh pemangku kepentingan.
Untuk itu, PT Garam juga mengajak seluruh insan perusahaan dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga nilai-nilai kejujuran dan integritas demi terciptanya lingkungan kerja yang aman dan terpercaya, tutup Miftahol Arifin (*)













