Aku Sendiri: Teater LabTeko Gugat Ingatan di Festival Teater Jakarta 2025

Jakarta,SwaraRakyat — Festival Teater Jakarta (FTJ) 2025 kembali menjadi panggung dialektika budaya. Dari wilayah Jakarta Timur, kelompok Teater LabTeko menghadirkan sebuah garapan yang sarat gugatan eksistensial: Aku Sendiri, naskah karya Jean Genet, dipentaskan di bawah arahan sutradara muda Diah Noer (@diwaahh).

Pertunjukan ini digelar pada Selasa, 9 September 2025, pukul 13.00 WIB, di Gedung Kesenian PPSB Kisam bin Djiun, Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Dalam naskah ini, Genet yang dikenal sebagai penulis sekaligus narapidana politik, menciptakan suasana penjara sebagai metafora perlawanan. Tokoh-tokoh yang disebut seperti Delpedro Marhaen, Syahdan Husein, Khariq Anhar, FIGA, Muzaffar Salim, hingga “Seribu Empat Ratus Sekian lagi” tampil bukan hanya sebagai nama, melainkan representasi dari ribuan orang yang digilas operasi pengamanan atas nama stabilitas negara.

LabTeko membaca teks tersebut dengan perspektif kontemporer, seakan menghadirkan kembali perdebatan lama: bagaimana kuasa negara kerap mengorbankan tubuh-tubuh kecil atas nama keamanan kolektif.

Bagi Teater LabTeko, panggung bukan sekadar tontonan, melainkan ruang perbincangan. “Kami ingin publik datang bukan hanya menonton, tapi juga ikut berdialektika. Teater adalah ruang bersama untuk menimbang ulang manusia, kekuasaan, dan kebebasan,” demikian bunyi catatan pengantar yang dibagikan panitia.

Dengan nuansa yang tegas, pertunjukan ini sekaligus mengingatkan publik bahwa kebudayaan adalah arena untuk menggugat, merayakan, dan menyembuhkan.

Pementasan ini dapat dihadiri tanpa biaya alias gratis. Panitia juga menyiapkan ruang diskusi selepas pertunjukan untuk memperkaya makna dan pengalaman.

Informasi lebih lanjut bisa diakses melalui tautan resmi yang dibagikan panitia atau menghubungi Ucup Nuklir (0895-3724-65899) selaku narahubung.

Salam Budaya, Ayo Bekerja! (sang)