Daerah  

PMI DKI: Stop Sebar Isu! Jangan Ada yang Mendahului Keputusan Presiden Soal Sekda DKI

Foto: Istimewa

Jakarta, Swararakyat.com – Ketua Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Rizki, angkat suara terkait beredarnya berita yang menyebut bahwa Uus Kuswanto telah menggantikan Marullah Matali sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta. Berita tersebut mengklaim adanya informasi dari lingkaran dalam Istana, seolah-olah keputusan tersebut telah final.

Rizki menegaskan bahwa narasi seperti itu prematur, tidak berdasar dokumen resmi, dan berpotensi menyesatkan publik. Ia mengingatkan bahwa jabatan Sekda adalah posisi strategis yang proses pengangkatannya harus melalui mekanisme formal, termasuk persetujuan pemerintah pusat hingga terbitnya Surat Keputusan Presiden.

“Jangan ada pihak yang mendahului kewenangan Presiden. Pengangkatan Sekda itu bukan urusan isu, bukan urusan spekulasi media. Kita harus menunggu keputusan resmi yang memiliki legitimasi hukum,” tegas Rizki.

Ia menambahkan bahwa hingga kini belum ada SK Presiden atau pernyataan resmi kementerian terkait yang menyatakan penetapan Sekda yang baru. Karena itu, PMI DKI meminta publik dan media untuk tidak mengambil kesimpulan sebelum ada dokumen yang sah.

Menurut Rizki, pemberitaan yang mendahului proses formal berpotensi menimbulkan kegaduhan dan menciptakan persepsi seolah-olah terjadi intervensi atau keputusan sepihak, padahal prosesnya masih berjalan.

“PMI DKI mendukung siapa pun yang ditunjuk secara resmi, sepanjang prosesnya mengikuti aturan, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Yang kami tolak adalah informasi liar yang didorong tanpa dasar hukum,” lanjutnya.

Rizki menutup pernyataannya dengan ajakan kepada seluruh pihak agar bersikap tenang, menunggu keputusan resmi, dan tidak mendahulukan rumor dari pada aturan.

“Hormati mekanisme, hormati konstitusi. Pengangkatan Sekda harus sah, bukan hasil bisik-bisik,” tutupnya. (*)