Pemuda NTT Ini Patahkan Serangan Kader PDIP ke Jokowi Soal Gempa NTT

JAKARTA, SEARARAKYAT.COM — Unggahan media sosial dari seorang pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui kanal Shiwa Go Channel mendadak menyita perhatian publik. Ia melayangkan teguran keras serta balasan menohok atas narasi yang dibangun oleh kader PDI Perjuangan sekaligus pegiat media sosial, Chusnul Chotimah, terkait bencana gempa bumi di NTT.

Perdebatan berawal dari sindiran Chusnul Chotimah yang mempertanyakan kehadiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di lokasi bencana. Chusnul menyindir gelar kehormatan yang pernah diterima Jokowi dari masyarakat setempat.

“Mereka yang klaim Jokowi sangat dicintai di NTT makanya dapat gelar dari para raja, saya tanya lagi, kok Jokowi belum ke sana? Apa Jokowi raja yang tak peduli rakyatnya? Begitu ada bencana, batang hidungnya pun tidak kelihatan,” ujar Chusnul Chotimah.

Baca Juga: PDIP Dipuji Prabowo, Tradisi Partai Berebut Orbit Eksekutif Tersentil

Merespons narasi tersebut, Shiwa membalasnya dengan kalimat lugas khas gaya bahasanya dalam video:

Kalian ini kader partai, partai kalian itu dapat dana bantuan politik dari APBN miliaran rupiah tiap tahun. Uang rakyat itu! Tapi pas ada bencana, bukannya kerja fokus bantu rakyat, malah sibuk politisasi musibah buat serang orang yang sudah purna tugas!”

“Pak Jokowi itu sudah bukan Presiden lagi, beliau sudah purna tugas! Penanganan bencana itu urusan pemerintah aktif yang punya wewenang dan anggaran. Kenapa justru mantan presiden yang kalian cecar dan cari-cari keberadaannya?”

“Penghormatan adat dan cinta warga NTT ke Pak Jokowi itu murni hasil kerja nyata beliau selama memimpin, bukan transaksi politik! Jangan bawa-bawa penderitaan warga Flores NTT cuma buat bahan nyinyir dan pemuas syahwat politik kalian. Petugas partai kalau nonton ini harusnya malu!”

Tanggapan langsung dari pemuda NTT ini menuai gelombang dukungan netizen yang menilai argumentasinya disampaikan secara jujur, berani, dan tepat sasaran.(Red)