Muktamar NU Hari Ini: Bursa Ketum PBNU Memanas, Arah Nahdliyin Jadi Sorotan

Foto: Ilustrasi (Istimewa)

JOMBANG, Swararakyat.com – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memasuki fase penting pada Sabtu (29/8/2026). Perhatian peserta dan publik tertuju pada proses pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU yang akan menentukan kepemimpinan NU untuk periode berikutnya.

Baca Juga: Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari, Amanah Tebuireng untuk NU Abad Kedua

Sejumlah nama disebut dalam bursa kepemimpinan PBNU. Dinamika menjelang pemilihan pun menjadi perhatian karena posisi Ketua Umum PBNU memiliki pengaruh besar terhadap arah organisasi, konsolidasi Nahdliyin, serta peran NU dalam kehidupan kebangsaan.

Baca juga: Muktamar NU Memanas, Nama Menag Muncul di Tengah Isu Mundur

Kontestasi kepemimpinan NU kali ini berlangsung di tengah perubahan politik dan sosial nasional. Karena itu, keputusan Muktamar tidak hanya dinantikan warga Nahdliyin, tetapi juga menjadi perhatian kalangan politik dan masyarakat luas.

Selain memilih pemimpin baru, Muktamar ke-35 juga menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi. Siapa pun yang terpilih nantinya akan menghadapi tantangan menjaga persatuan Nahdliyin sekaligus memastikan NU tetap memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU menjadi salah satu agenda paling ditunggu. Hasilnya akan menjadi penentu penting arah NU setelah Muktamar ke-35. (ESH)