Daerah  

Bupati Taput Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat Pimpin Panen Raya di Kecamatan Purba Tua

Tapanuli Utara— Swararakyat.com | Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, memimpin langsung kegiatan panen raya padi sawah di Desa Parsaoran Janji Angkola, Kecamatan Purba Tua, Selasa (10/6). Kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan Pemkab Taput terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus bentuk apresiasi terhadap para petani lokal.

Didampingi Wakil Bupati, Dandim 0210/TU, Kapolres Taput, serta jajaran pejabat daerah, Bupati Jonius secara simbolis melakukan panen padi secara manual, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan alat mesin pertanian modern. Turut hadir dalam kegiatan ini para kepala desa se-Kecamatan Purba Tua, OPD terkait, dan ratusan petani setempat.

Kadis Pertanian Taput dalam laporannya menyebutkan bahwa lahan baku sawah di Kecamatan Purba Tua saat ini mencapai 1.180 hektare, dan mengalami peningkatan hasil panen tahun ini. Ia juga mengungkapkan rencana pengembangan pertanian ke depan, termasuk target penanaman tiga kali dalam setahun dan pemusatan penangkaran benih lokal agar tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menegaskan komitmen Pemkab Taput dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Ia juga menyebut Kecamatan Purba Tua sebagai salah satu lumbung padi potensial di wilayah Taput yang perlu terus dikembangkan.

“Presiden kita memiliki program besar dalam ketahanan pangan, dan kita di daerah harus menyukseskan program tersebut hingga ke desa-desa. Purba Tua punya potensi besar, mari kita dorong menjadi sentra padi di Taput,” tegas Bupati JTP.

Selain padi, Bupati juga menyampaikan rencana diversifikasi pertanian melalui pengembangan komoditas jagung, kopi, durian, serta tanaman endemik seperti kemenyan. Ia mengungkapkan bahwa saat ini telah ada investor yang siap membangun pabrik pengolahan kemenyan di Taput, sehingga harga komoditas tersebut yang selama ini hanya Rp350 ribu per kilogram diharapkan bisa meningkat menjadi Rp1 juta per kilogram.

Kepala Kejaksaan Negeri Taput yang turut hadir, menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pelaksanaan program ketahanan pangan yang telah dianggarkan. Ia mengimbau agar perangkat desa tidak merangkap jabatan untuk menghindari penyimpangan administrasi dan hukum.

Perwakilan petani dari Desa Parbasiran, Sitompul, juga menyampaikan aspirasi agar pemerintah daerah memperhatikan akses jalan menuju lahan pertanian, guna mempermudah distribusi hasil panen.

Acara dilanjut dengan ramah tamah antara pemerintah dan masyarakat tani. Camat Purba Tua serta para kepala desa menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran langsung Bupati Taput dalam kegiatan panen raya ini. Mereka berharap kehadiran pemimpin daerah tersebut menjadi penyemangat baru bagi seluruh petani di wilayah mereka dan diakhiri makan bersama .

Berdasarkan data dari Dinas Ketapang taput, kebutuhan beras per kapita di Tapanuli Utara mencapai 34.000 ton per tahun, sementara total produksi tahun ini mencapai 88.000 ton, menjadikan daerah ini surplus dan berpotensi sebagai lumbung pangan.(Norris Hutapea)