Eks Ketua DPRD Jatim “Kang Kus” Tutup Usia di 67 Tahun, KPK Resmi Hentikan Perkara

Surabaya,Swararakyat.com – Mantan Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi (Kang Kus) meninggal dunia pada Selasa (16/12/2025) dalam usia 67 tahun. Almarhum menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan medis di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya.

Jenazah Kusnadi disemayamkan di rumah duka sebelum kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga, kerabat, serta sejumlah tokoh politik Jawa Timur.

Kusnadi dikenal sebagai politisi senior yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Jawa Timur periode 2019–2024. Sepanjang karier politiknya, ia aktif dalam berbagai pembahasan kebijakan daerah dan menjadi salah satu figur penting di parlemen provinsi.

Seiring dengan wafatnya Kusnadi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan telah menghentikan penyidikan perkara yang sebelumnya menjerat almarhum. Penghentian tersebut dilakukan berdasarkan ketentuan hukum yang menyatakan bahwa proses pidana gugur apabila tersangka meninggal dunia.

Terkait hal itu, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo menyebut pihaknya menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Ketua DPRD Jatim tersebut.

“Untuk KUS, iya (dihentikan),” kata Budi dalam keteranganya, Selasa (16/12/2025).

Sebelumnya, Kusnadi berstatus tersangka dalam perkara dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur. KPK menegaskan, penghentian penyidikan hanya berlaku bagi Kusnadi, sementara proses hukum terhadap tersangka lain dalam perkara yang sama tetap dilanjutkan.

KPK juga memastikan komitmennya untuk menuntaskan kasus dana hibah Jawa Timur hingga tuntas sebagai bagian dari upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di daerah.

Wafatnya Kusnadi menutup perjalanan panjang seorang politisi daerah yang sempat berada di pusaran kekuasaan sekaligus persoalan hukum, meninggalkan jejak kontroversi dan dinamika politik di Jawa Timur.(sang)