Koordinator Forum Gerak Pemuda
Fikri Fahrudin
Jakarta,SwaraRakyat – Indonesia, belakangan ini sedang mengalami proses bernegara yang cukup carut marut. akibat banyak aktivis, lsm, dan ormas pro demokrasi yang melakukan aksi unjuk rasa terkait beberapa persoalan yang terjadi
Pendapat ini ingin menyampaikan dari sisi yang berbeda, Forum Gerak Pemuda memperoleh informasi yang cukup menarik, untuk itu, pendapat ini menarik untuk menjadi konsumsi agar kemudian bisa menjadi sebuah pencerahan bagi masyarakat luas.
Jakarta, 20 Maret 2025. FGP ( Forum Gerak Pemuda ) memperoleh informasi dari pihak terkait Open Society Foundation (OSF, Ormas asal Amerika) dan Yayasan Kurawal (Mitra Strategis OSF di Indonesia) dalam dukungan aksi unjuk rasa yang dilakukan kelompok masyarakat sipil di Indonesia, bahwa adanya dukungan aliran dana asing yang dikelola oleh lembaga tersebut.
aliran dana asing tersebut tidak hanya terjadi pada tahun ini, tapi aliran tersebut sudah terjadi sekian tahun sebelumnya sekitar mulai dari 2019. dana tersebut bukanlah dana yang sedikit. dugaan informasi ini ada sekitar sekian ratus juta bahkan hingga miliaran. Hal ini dana yang cukup fantastis menyokong aksi unjuk rasa sehingga aksi ini bisa terjadi dalam skala nasional dengan serentak.
Diketahui, OSF beroperasi di Indonesia melalui Yayasan Kurawal (USD 3,2 juta periode 2023-2026), dan berjejaring dengan beberapa LSM periode pendanaan 2019-2023 a.l. Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara, YLBHI, The Conversation Indonesia, UKK PPM Asia Research Centre UI, Indonesia Judicial Research Society (IJRS), PBHI, Trend Asia, KontraS, Aksi Keadilan Indonesia, PT. Celios Riset Pratama, Love Frankie Ltd, Perkumpulan Sindikasi Pemilu dan Demokrasi, Transparency International Indonesia (TII), Voice of Indonesia, Yayasan Masyarakat Mandiri Film Indonesia (YMMFI), Yayasan Panna/Foto Institute), Communities Engaging with Difference and Religion (CEDAR), dan ELSAM.
Terkesan layaknya provokator dan pemcah belah. Ini harus ada evaluasi. Jelas, hal ini bisa memiliki dampak yang berkelanjutan dan tidak berimbang pada kehidupan bernegara.
Dengan segala pertimbangan yang ada. Forum Gerak Pemuda ingin memberikan kepada catatan kepada pihak yang berwenang khususnya Mentri keuangan yang memang berhak untuk mengusut dan membereskan persoalan ini.
Pertama, mendesak menkeu mengaudit dan menyetop aliran bantuan asing untuk NGO/LSM yang menciptakan kegaduhan dan merintangi kinerja pemerintah
Kedua, Meminta menkum untuk mencabut legalitas LSM/NGO berafiliasi asing dan menciptakan kegaduhan di Indonesia
dengan itu, segera pertimbangan ini bisa di konversi dalam bentuk solusi menganai masalah yang cukup genting ini.(kris)











