JAKARTA, SWARARAKYAT.COM – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyoroti klaim pemerintah mengenai penurunan angka kemiskinan dan membandingkannya dengan kondisi yang dirasakan masyarakat sehari-hari.
Dalam video yang diunggah melalui media sosial, Anies mempertanyakan mengapa data pemerintah menunjukkan kondisi yang membaik, sementara percakapan di tengah masyarakat justru banyak diwarnai keluhan soal sulitnya mencari pekerjaan, minimnya lowongan hingga pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Kenapa obrolan sehari-hari yang kedengarannya malah sebaliknya? Susah cari kerja, lowongan seret, PHK di mana-mana. Lah kok bisa?” ujar Anies.
Baca Juga: Anies Baswedan Kritik Penanganan Ekonomi: Berhenti Beri Publik Obat Tidur
Menurut Anies, persoalan ekonomi tidak cukup dilihat hanya dari satu angka statistik. Ia menilai kondisi di lapangan jauh lebih kompleks dan perlu dilihat secara lebih menyeluruh.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pemerintah berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi 8,47 persen. Pemerintah juga menempatkan pengentasan kemiskinan sebagai salah satu agenda utama, antara lain melalui pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar program bantuan lebih tepat sasaran.
Baca Juga: Good Untuk Anies, Smart Untuk Prabowo dan Ganjar
Anies menilai perbedaan antara angka statistik dan pengalaman masyarakat perlu menjadi perhatian. Menurut dia, masyarakat tidak hanya membutuhkan angka kemiskinan yang turun, tetapi juga pekerjaan yang layak, pendapatan yang memadai dan daya beli yang terjaga.
Kritik tersebut sebelumnya juga disampaikan Anies ketika menanggapi klaim tingkat pengangguran yang disebut pemerintah berada pada level terendah sejak krisis 1998. Ia menilai persentase pengangguran yang turun tidak otomatis menggambarkan membaiknya kualitas pekerjaan masyarakat.
Anies pun mendorong pemerintah untuk melihat data secara lebih lengkap sehingga kebijakan penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan benar-benar sesuai dengan kondisi yang dirasakan masyarakat.(Ren)













