Tak Disangka! Gule Kepala Ikan ini Jadi Buruan Turis Malaysia dan Pejabat Daerah

Restoran Gule Kepala Ikan Sangaji, Yogyakarta (Foto: Redaksi/Ario P.)

Yogyakarta, Swararakyat.com – Siapa sangka, dari sisa potongan ikan yang dulu dianggap tak bernilai, lahirlah kuliner istimewa yang kini menggoyang lidah hingga mancanegara. Dialah Gule Kepala Ikan Sangaji, salah satu destinasi kuliner yang sedang naik daun di Yogyakarta dan jadi favorit tamu dari Malaysia hingga pejabat pemerintah daerah.

Restoran Gule Kepala Ikan Sangaji, Yogyakarta (Foto: Redaksi/Ario P.)

Adalah Mas Anton Ristono Madiantoro, mantan pekerja Sahid Jaya Hotel Jakarta, yang menjadi sosok di balik suksesnya hidangan penuh cita rasa ini. Berhijrah ke Kota Gudeg, ia bekerja di salah satu resto gudeg ternama dan sering bersentuhan dengan berbagai biro travel. Suatu perjalanan ke Medan membuka matanya: begitu banyak limbah potongan kepala ikan dibuang tanpa dimanfaatkan. Dari situlah muncul inspirasi besar mengolahnya menjadi makanan siap saji dengan bumbu khas Nusantara.

Resep racikan restoran ini ternyata memikat. Keluarga dan kerabat yang pertama kali mencicipi langsung jatuh hati. Pada tahun 2009, ia memutuskan membuka warung pertama di sebuah rumah antik yang strategis di Jalan Sangaji, Yogyakarta, dengan nama Bank Jo. Antusiasme warga lokal dan wisatawan luar daerah membuat usahanya berkembang pesat hingga membuka empat cabang.

Namun perjalanan tidak selalu mulus. Setelah sepuluh tahun, beberapa tempat yang disewa hendak dijual sehingga seluruh cabang kembali disatukan. Brand “Bank Jo” pun resmi berubah menjadi Gule Kepala Ikan Sangaji, sebuah identitas baru yang lebih kuat, lengkap dengan penyesuaian menu berdasarkan masukan pelanggan. Hasilnya? Pertumbuhan omzet justru semakin melesat.

Dengan pengalaman marketing dan jaringan biro travel, Mas Anton mendorong ekspansi yang lebih agresif. Ia membuka area oleh-oleh “Teras Tugu” yang berada di sisi bangunan resto utama. Kini, bukan hanya gule, tetapi juga berbagai menu Nusantara dapat dinikmati dengan harga mulai Rp 25.000, sementara ikon utamanya Gule atau Tom Yam Kepala Ikan dibanderol mulai Rp 35.000.

Tak hanya memanjakan lidah, resto ini juga aktif berbagi kepedulian sosial. Setiap Jumat, Mas Anton membagikan 200 bungkus makanan kepada kaum dhuafa di sekitar Malioboro dalam program Jumat Berkah.

Mayoritas tamu yang datang bukan main beragam: mulai dari rombongan pemerintahan, wisatawan domestik, turis asing terutama dari Malaysia hingga warga lokal yang sudah menjadi pelanggan setia.

Bagi para pecinta kuliner Nusantara, Gule Kepala Ikan Sangaji di Jl. AM Sangaji No. 45, Yogyakarta, adalah persinggahan wajib. Rasanya kuat, kuahnya kaya, dan aromanya? Siap membuat siapa saja ingin kembali lagi. (Ario P.)