Jakarta, Swararakyat.com – Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Perjuangan (APKLI-P) resmi meluncurkan logo Musyawarah Nasional (Munas) VI yang akan diselenggarakan pada 6–8 Februari 2026 mendatang. Peluncuran tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi ini dalam mempertegas komitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional.
Dalam sambutannya, Ketua Umum APKLI-P, dr. Ali Mahsun, Atmo.BioMed., menyatakan dukungan penuh kepada Presiden terpilih Prabowo Soebianto untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen pada tahun 2029. Menurutnya, target tersebut bukan hal yang mustahil jika seluruh elemen bangsa mau “membersamai pemerintahan” dengan semangat gotong royong dan kerja nyata.
“Kita harus ikut mencuci piring dan menyapu halaman agar Indonesia benar-benar bersih, maju, dan rakyatnya sejahtera. Pedagang kaki lima pun punya peran penting dalam gerak ekonomi bangsa,” tegas Ali Mahsun di hadapan para anggota dan pengurus APKLI-P.
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap agenda percepatan ekonomi, Ali Mahsun menyoroti program WARKOBI (Warung Kelontong Betawi) yang akan menjadi salah satu fokus utama APKLI-P ke depan. Program ini merupakan kolaborasi dengan beberapa BUMD DKI Jakarta untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui sektor usaha mikro dan kecil yang dikelola oleh anggota APKLI-P.
Selain peluncuran logo Munas VI, acara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD APKLI-P Jakarta Barat, yang kini dipimpin oleh Soenarto.
Kegiatan berlangsung di Aula RW 07 Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Hadir dalam acara ini jajaran pengurus serta perwakilan anggota APKLI-P dari berbagai wilayah di Jakarta.
Dengan peluncuran logo Munas VI ini, APKLI-P menegaskan tekadnya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan pedagang kaki lima dan ekonomi kerakyatan yang berlandaskan semangat Pancasila dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.(*)













