Rekrutmen BLUD RSAA MALANG TAHUN 2023 , 2024 Di Sinyalir TINGGALKAN BEKAS

Malang-SwaraRakyat.com,- RSAA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Malang yang didirikan pada tahun 1979, kini sebagai Rumah Sakit Rujukan Nasional dengan status Kelas A Pendidikan di Malang, Jawa Timur, . Pada April 2007, ditetapkan sebagai rumah sakit Kelas A berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 673/MENKES/SK/VI/2007 dan di tanggal 30 Desember 2008 Menjadi Badan Layanan Umum (BLU).

Pencapaian yang di dapat dalam melaksanakan program dan inovasi yang dilaksanakan, terlihat mentereng Gedung utama, Grand Pavilion yang dimilikinya dilengkapi dengan fasilitas yang luar biasa. Perkembangan yang cukup pesat, dengan program yang dimilikinya serta pelayanan medis, teknologi, serta sumber daya manusia dan Terakreditasi penuh tingkat lengkap untuk 16 jenis pelayanan.

Dikutip dari laman https://rsusaifulanwar.jatimprov.go.id diinformasikan saat ini RSUD Dr. Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik untuk bergabung bersama kami melalui seleksi rekrutmen Pegawai BLUD Non ASN di lingkungan RSUD Dr. Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur .

Namun kenyataannya RSAA MALANG diduga telah meninggalkan preseden buruk pada tahun 2023 dan 2024 yang dilakukan oleh beberapa oknum pejabat setempat. Aroma tersebut menyeruak dikalangan aktivis Jawa Timur.
Kegelisahan itu disinyalir menimpa banyak korban calon peserta blud ( Badan Layanan Umum Daerah ) ditahun tersebut.

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar,  Siapakah dalang dibalik praktik tidak sehat ini? Apakah aliran upeti diberikan pada oknum pejabat ? Lalu, berapakah oknum pejabat yang telah menerima upeti dari para calon BLUD tersebut? Dan siapakah yang bertanggung jawab terhadap para korban  yang bergelantungan itu? Saat ini hidupnya bagaikan perahu tanpa nahkoda.

Dalam penelusuran tim investigasi, Aroma tidak sedap menggelinding dalam rekrutmen BLUD tahun anggaran 2023, 2024 di RSAA Malang. Hal ini seolah olah akan memuluskan adanya perjalanan proses rektrument tersebut. Tim investigasi akan terus melacak dan mengumpulkan bukti bukti otentik.

Ketua DPD PWRI JATIM,  M. RIDWAN,  menyatakan,  ini adalah preseden buruk. Jika ini memang benar, maka praktik tidak sehat ini harus dibongkar sampai ke akar akarnya, tutur ridwan.

” Untuk  masuk sebagai tenaga BLUD di RSAA Malang bukan perkara mudah,kecuali jika ada “endorse” dari pihak tertentu. Endorse dalam hal ini bukan sekadar rekomendasi biasa, melainkan melibatkan praktik yang tidak sehat, di mana calon pegawai diduga harus membayar sejumlah uang untuk bisa diterima,” imbuhnya.

Lebih lanjut, hal ini akan menurunkan elektabilitas RSAA Malang sebagai Rumah Sakit Rujukan Nasional Kelas A. praktik tidak sehat ini harus kita kawal agar nantinya tidak terjadi praktik liar di tubuh RSAA MALANG, Tutupnya.

Tobe countinue….