Masih Tertahan! Dua Tanker Pertamina Belum Bisa Tembus Selat Hormuz

Aktivitas kapal tanker di Selat Hormuz, jalur utama distribusi minyak dunia yang tengah berada dalam tekanan akibat meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Teluk.

Timur Tengah, Swararakyat.com Dua kapal tanker milik Indonesia dilaporkan masih tertahan di kawasan Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak dunia.

Berdasarkan data pelacakan kapal di situs MarineTraffic, dua kapal yang dimaksud adalah PIS VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro. Salah satu kapal, Pertamina Pride, terdeteksi berada di perairan utara Dammam, Arab Saudi.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab pasti tertahannya kedua kapal tersebut. Namun, situasi di sekitar Selat Hormuz yang dikenal sebagai salah satu jalur paling strategis dan sensitif di dunia diduga menjadi faktor yang mempengaruhi pergerakan kapal.

Selat Hormuz merupakan choke point energi global yang dilalui sekitar sepertiga distribusi minyak dunia. Ketegangan geopolitik di kawasan tersebut kerap berdampak langsung terhadap lalu lintas pelayaran internasional, termasuk kapal-kapal pengangkut energi.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan, mengingat peran strategis kapal tanker dalam rantai distribusi BBM nasional. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai dampak langsung terhadap suplai energi dalam negeri.

Perkembangan situasi di kawasan Teluk Arab dan Selat Hormuz masih terus dipantau, terutama terkait keamanan jalur pelayaran yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan energi global. (*)