Situasi Memanas di Ilaga, Sejumlah Kantor Pemerintahan Dikabarkan Terbakar

ILAGA,PAPUA TENGAH, SwaraRakyat.com – Situasi di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dilaporkan memanas pada Selasa (11/8/2026). Sejumlah fasilitas pemerintahan di wilayah Ilaga dikabarkan mengalami kebakaran di tengah kekacauan yang disebut berkaitan dengan persoalan penyaluran Dana Desa.

Informasi tersebut disertai rekaman video yang diterima media. Dalam rekaman terlihat kobaran api pada sebuah bangunan pada malam hari. Namun, identitas bangunan dan penyebab kebakaran masih memerlukan konfirmasi dari pihak berwenang.

Informasi awal yang diterima menyebutkan sejumlah fasilitas pemerintahan, termasuk kantor Bupati, kantor DPRK dan kantor yang disebut sebagai PMK/DPMK, terdampak dalam situasi tersebut.

Kekacauan disebut berkaitan dengan persoalan penyaluran Dana Desa kepada kampung-kampung di Kabupaten Puncak.

Kabupaten Puncak saat ini memiliki 25 distrik dan 206 kampung. Data tersebut juga tercantum dalam informasi resmi Pemerintah Kabupaten Puncak terkait penataan wilayah pada Juli 2026.

Informasi yang beredar menyebutkan adanya persoalan terkait dana sekitar Rp130 juta per kampung. Namun, besaran tersebut maupun mekanisme penyalurannya belum dapat diverifikasi secara independen dan masih membutuhkan penjelasan resmi pemerintah daerah serta instansi terkait.

Menanggapi situasi tersebut, Abiut Aris, salah satu tokoh muda Marhaenis Nusantara Papua Tengah, meminta pemerintah segera memberikan penjelasan kepada masyarakat.

“Pemerintah harus beri penjelasan,” kata Abiut Aris.

Menurutnya, penjelasan resmi diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai persoalan yang sedang terjadi, khususnya terkait penyaluran Dana Desa.

Situasi di Ilaga menjadi perhatian karena fasilitas pemerintahan memiliki fungsi penting dalam pelayanan publik. Pemerintah daerah dan aparat keamanan diharapkan segera memberikan informasi mengenai kondisi terkini, penyebab kejadian, serta langkah penanganan yang dilakukan.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi mengenai jumlah fasilitas yang terdampak, nilai kerugian, maupun ada atau tidaknya korban dalam kejadian tersebut.

Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Pemerintah Kabupaten Puncak, DPRK Puncak, aparat keamanan, dan instansi yang menangani Dana Desa untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan berimbang.(sang)