SURABAYA, SWARARAKYAT.COM — Jajaran kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi memasuki babak baru. KH Miftachul Akhyar (Kyai Akhyar) terpilih sebagai Rais ‘Aam PBNU, mendampingi KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) yang mengemban amanah sebagai Ketua Umum PBNU.
Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang tersebut dipastikan memimpin jajaran Tanfidziyah PBNU setelah mengantongi dukungan tertinggi dalam proses pemungutan suara. Sementara itu, Kyai Akhyar kembali dipercaya mengisi posisi Rais ‘Aam sebagai pengarah tertinggi jajaran Syuriyah.
Terpilihnya duet kepemimpinan ini diharapkan mampu membawa arah baru bagi Nahdlatul Ulama dalam memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga independensi kelembagaan, serta memprioritaskan kembali agenda pembinaan umat dan pesantren di seluruh Indonesia.
Gus Kikin menegaskan komitmennya untuk memperkuat keterbukaan komunikasi dan pengelolaan tata kelola organisasi yang solid di semua tingkatan pengurus.(Red)













