JAKARTA, SWARARAKYAT.COM — Peluncuran buku berjudul Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam memicu beragam reaksi di media sosial. Video momen peluncuran buku yang dihadiri sejumlah tokoh nasional dan menteri tersebut viral usai diunggah oleh akun X @yaniarsim, hingga memancing gelombang komentar pedas dari warganet.
Salah satu komentar yang menyita perhatian datang langsung dari pengunggah video. “Orang Fasik bicara soal agama, ngeri,” tulis akun X @yaniarsim.
Tak butuh waktu lama, unggahan tersebut langsung dipenuhi beragam cibiran dan nada skeptis dari netizen yang menilai tajuk buku tersebut terkesan memaksakan narasi keagamaan.
Baca Juga: Prabowo Bicara Koalisi, Sinyal Politik Menuju 2029 Mulai Terbaca?
Namun, narasi yang berkembang di media sosial dinilai kerap memicu salah kaprah. Buku tersebut bukanlah tulisan pribadi Prabowo Subianto yang sedang berdakwah, mendefinisikan fikih, atau bertindak layaknya ulama.
Ditulis oleh Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush’ab Muqoddas, buku ini merupakan sebuah kajian biografi pemikiran politik dan pengamatan pihak eksternal. Isinya mengulas bagaimana nilai-nilai etik Islam diterjemahkan Prabowo ke dalam gaya kepemimpinan, karakter, serta kebijakan publik—seperti pengentasan kemiskinan dan penguatan lembaga zakat.
Perbedaan antara substansi isi buku yang berfokus pada analisis kepemimpinan dan persepsi netizen yang terlanjur tertuju pada judulnya membuat peluncuran buku ini terus menjadi perbincangan hangat di ruang digital.(Red)









