Destry Damayanti Pimpin BI, Rekam Jejaknya Panjang, Harapan Publik Tak Kalah Besar

Destry Damayanti resmi ditetapkan sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031. Ia menjadi perempuan pertama yang secara definitif memimpin bank sentral Indonesia. (Foto: Reuters)

JAKARTA – Destry Damayanti resmi ditetapkan sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026–2031 setelah DPR RI mengesahkannya dalam Rapat Paripurna, Selasa (1/9/2026). Penetapan tersebut sekaligus mencatat sejarah karena Destry menjadi perempuan pertama yang memimpin Bank Indonesia.

Baca Juga:Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Perempuan Pertama Pimpin Bank Indonesia

Destry bukan sosok baru di dunia ekonomi dan keuangan. Sebelum menduduki kursi tertinggi BI, ia telah berkarier panjang sebagai ekonom, termasuk pernah menjabat Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019.

Pengalaman tersebut menjadi modal Destry menghadapi sejumlah tantangan ekonomi nasional, mulai dari menjaga stabilitas rupiah dan inflasi hingga memperkuat stabilitas sistem keuangan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Baca Juga: Luas Panen Padi Juli Turun, BPS Proyeksikan 10,31 Juta Hektare hingga Oktober 2026

Dalam proses uji kelayakan di DPR, Destry menempatkan stabilitas sebagai fondasi pertumbuhan. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah, sekaligus menjaga independensi Bank Indonesia dalam menjalankan kebijakan moneter.

Destry juga menyampaikan optimisme terhadap perekonomian nasional. Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai sekitar 6 persen pada 2027, lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya sebesar 5,1–5,9 persen.

Di tengah penetapan tersebut, harapan publik terhadap kepemimpinan baru BI tidak hanya tertuju pada stabilitas nilai tukar dan inflasi. Masyarakat juga berharap kebijakan moneter mampu memberi dampak nyata terhadap kehidupan sehari-hari, termasuk akses pembiayaan, pertumbuhan UMKM, penciptaan lapangan kerja, dan daya beli.

Artinya, keberhasilan Destry tidak hanya akan diukur dari indikator pasar keuangan, tetapi juga dari seberapa jauh kebijakan Bank Indonesia dirasakan sektor riil dan masyarakat.

Ketua DPR RI Puan Maharani juga berharap amanah tersebut dijalankan dengan penuh integritas dan kebijaksanaan serta memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kebijakan moneter, menjaga stabilitas keuangan, dan mendukung perkembangan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Dengan masa jabatan hingga 2031, Destry kini memasuki fase baru dalam perjalanan kariernya. Tantangannya jelas: menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memastikan kebijakan bank sentral mampu mendukung pertumbuhan yang manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (*)