JAKARTA, SWARARAKYAT.COM — Sejumlah ruas jalan di Jakarta tampak lebih lengang dari biasanya pada Senin (7/9/2026). Kondisi tersebut terjadi di tengah berkurangnya aktivitas warga di luar rumah akibat kewaspadaan terhadap abu vulkanik.
Baca Juga: Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar ke Jakarta, Pramono Anung Minta Warga Waspada
Pantauan SwaraRakyat.com menunjukkan sejumlah ruas jalan yang biasanya ramai terlihat lebih sepi. Kondisi tersebut antara lain terlihat di Jalan Lenteng Agung Raya, Kalibata, Otista, Jatinegara hingga Cipinang.
Berkurangnya aktivitas di sejumlah ruas jalan tersebut juga terlihat seiring dengan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang diterapkan sekolah-sekolah di Jakarta.
Penerapan PJJ dilakukan berdasarkan Surat Edaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 91/SE/2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Abu Vulkanik.
Kebijakan tersebut membuat aktivitas belajar mengajar yang biasanya berlangsung secara tatap muka di sekolah dialihkan ke pembelajaran jarak jauh.
Kondisi jalan yang relatif lengang menjadi salah satu gambaran perubahan aktivitas warga Jakarta di tengah kewaspadaan terhadap dampak abu vulkanik. Mobilitas masyarakat, khususnya aktivitas yang tidak mendesak di luar rumah, tampak berkurang.
Situasi tersebut juga membuat suasana di sejumlah kawasan Jakarta terlihat berbeda dibandingkan kondisi normal. Ruas jalan yang biasanya dipadati kendaraan dan aktivitas warga tampak memiliki volume lalu lintas yang lebih rendah.
Hingga berita ini diturunkan, pantauan di sejumlah ruas jalan tersebut menunjukkan aktivitas warga masih relatif terbatas.
Pemerintah melalui kebijakan kewaspadaan terhadap abu vulkanik mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kondisi lingkungan dan mengikuti arahan dari instansi terkait. (RYO)













