Cemburu Lihat Chat dengan Pria Lain, Mahendra Bekap Mozza hingga Tewas

Tersangka pembunuh Mozza Axilla Gunarsa (18), MVDA (22) saat digiring menuju ruang tahanan Polrestabes Semarang, Sabtu (5/9/2026). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

SEMARANG, SWARARAKYAT.COM — Polrestabes Semarang menetapkan Mahendra Very Dwi Anggara (22) sebagai tersangka pembunuhan Mozza Axilla Gunarsa (18), gadis asal Kabupaten Semarang yang dilaporkan hilang lebih dari setahun lalu.

Mozza ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di semak-semak pinggir jalan tol kawasan Jangli, Tembalang, Kota Semarang. Jasad korban saat ditemukan berada dalam kondisi terbungkus karung.

Polisi mengungkap pembunuhan tersebut terjadi pada 25 Juni 2025, bertepatan dengan hari pertama Mozza berpamitan meninggalkan rumah.

Kasat PPA-PPO Polrestabes Semarang Kompol Ni Made Sriniti mengatakan, motif pembunuhan diduga dipicu kecemburuan tersangka terhadap korban.

Mahendra, yang merupakan warga Kabupaten Blora, disebut cemburu setelah melihat korban berkirim pesan dengan pria lain. Padahal, keduanya diketahui sedang menjalin hubungan asmara.

 “Tersangka cemburu karena melihat ada chat korban dengan pria lain. Padahal mereka sudah berpacaran,” kata Ni Made.

Dalam kondisi emosi, tersangka kemudian membekap Mozza menggunakan tangan kosong. Menurut keterangan polisi, korban dibekap selama sekitar tujuh menit hingga lemas dan akhirnya meninggal dunia.

Kasus tersebut terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan terhadap hilangnya Mozza selama lebih dari satu tahun. Penemuan kerangka korban di kawasan Jangli kemudian menjadi titik penting dalam pengungkapan kasus pembunuhan tersebut.

Polisi selanjutnya menetapkan Mahendra sebagai tersangka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. (*)