Beras SPHP Berganti Nama Jadi Beras Kita, Kemasan Baru Dominan Biru Putih

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menunjukkan kemasan baru Beras Kita yang menggantikan beras SPHP di Jakarta, Senin (7/9/2026). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SWARARAKYAT.COM — Pemerintah mengganti nama beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi Beras Kita Medium. Pergantian tersebut ditandai dengan desain kemasan baru yang didominasi warna biru dan putih.

Baca Juga: Greenpeace Bongkar Dugaan Kejahatan Bisnis Sukanto Tanoto, Modus Perusahaan Bayangan?

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menyatakan langsung menyetujui desain dan warna baru kemasan tersebut.

“Saya langsung setuju warnanya ini. Langsung setuju, bagus sekali warnanya, ya kan? Warna kemenangan ini,” ujar Zulhas dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Baca Juga: Sayur Lokal: Oyong Jadi Juara dan Tomat Berada di Titik Terendah

Menurut Zulhas, desain tersebut juga telah mendapat persetujuan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Kemasan baru Beras Kita dijadwalkan diluncurkan pada 20 Oktober 2026.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, nama Beras Kita dipilih mengikuti pola penamaan sejumlah produk pangan pemerintah lainnya, seperti MinyaKita dan Gula ManisKita.

Kata “Kita”, kata Rizal, memiliki makna Keluarga Indonesia Sejahtera. Dengan demikian, Beras Kita dimaknai sebagai Beras Keluarga Indonesia Sejahtera Medium.

Meski nama SPHP tidak lagi menjadi identitas utama, keterangan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan tetap dicantumkan pada kemasan baru dengan ukuran lebih kecil.

Kemasan tersebut menampilkan tulisan Beras Kita Medium sebagai identitas utama, dengan ilustrasi hamparan sawah. Logo Bulog, Badan Pangan Nasional, dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan juga tetap tercantum.

Perubahan kemasan dilakukan untuk membuat produk beras pemerintah lebih menarik dan mampu bersaing dengan produk beras komersial di pasar. Bulog juga menyatakan akan meningkatkan mutu dan pelayanan beras yang disalurkan kepada masyarakat.

Selain Beras Kita Medium, Bulog juga menyiapkan Beras Kita Premium sebagai bagian dari penyederhanaan identitas produk beras yang dipasarkan Bulog. Produk dengan kemasan lama masih akan beredar hingga persediaannya habis. (*)