Daerah  

ICMI Jakarta Timur: Hentikan Kekerasan Aparat, DPR Harus Pulang ke Rakyat

Rahmat Dwi Putranto, Ketua Orda ICMI Jakarta Timur.
  1. SWARARAKYAT.COM, Jakarta – Gelombang kritik terhadap aparat dan lembaga negara terus menguat pasca kericuhan yang merenggut korban jiwa. Pengurus Orda Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jakarta Timur menyampaikan keprihatinan sekaligus desakan keras kepada pemerintah.

Dalam pernyataan resminya, Orda ICMI Jakarta Timur menegaskan:

1. Evaluasi Kapolri Mendesak. ICMI menilai tragedi yang menimpa masyarakat adalah akibat dari tindakan represif aparat. “Kapolri harus bertanggung jawab, bahkan layak untuk diturunkan,” demikian bunyi sikap ICMI Jakarta Timur.

2. DPR Kehilangan Arah. Wakil rakyat dinilai semakin jauh dari konstituennya. ICMI meminta agar anggota DPR dan DPRD dipaksa kembali ke daerah pemilihan masing-masing serta dihentikan fasilitas tunjangan mereka hingga ada perbaikan mekanisme kontrol publik.

3. Reformasi Aparatur Negara. ICMI mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk membangun sistem reward and punishment yang jelas bagi pejabat publik. Termasuk di dalamnya penilaian integritas, kecerdasan emosional, intelektual, dan spiritual bagi aparat kepolisian maupun militer

“Rakyat sedang susah, negara tidak boleh menambah beban dengan kekerasan. Saatnya wakil rakyat kembali hadir di tengah rakyat,” ujar Rahmat Dwi Putranto, Ketua Orda ICMI Jakarta Timur. (*)