Daerah  

Jakarta Punya Cara Baru! Kampung Betawi Dijadikan Pusat Wisata dan Edukasi

Foto: Istimewa

Jakarta, Swararakyat.com – Upaya mendorong pariwisata lokal sekaligus mengangkat ekonomi masyarakat berbasis budaya terus digencarkan. Sentra Kreatif Budaya Betawi kembali menghadirkan gebrakan melalui Festival Dekorasi Kampung Betawi antar kelurahan se-Kecamatan Palmerah dalam rangka perayaan HUT Kota Jakarta ke-499 pada Juni mendatang.

Foto: Dok.Istimewa

Festival ini tak sekadar seremoni, melainkan langkah strategis untuk menjadikan Kampung Betawi sebagai ikon budaya sekaligus destinasi eduwisata di tengah masyarakat perkotaan. Saat ini, tercatat sudah terbentuk 7 Kampung Betawi yang tersebar di 6 kelurahan di Kecamatan Palmerah, dan ditargetkan meningkat menjadi 19 kampung menjelang perayaan 5 abad Jakarta tahun depan.

Ketua Umum Sentra Kreatif Budaya Betawi, Ririn Kusumawati, menegaskan bahwa festival ini bertujuan menghadirkan pengalaman langsung budaya Betawi kepada masyarakat.

“Melalui festival ini, masyarakat bisa merasakan langsung suasana Kampung Betawi mulai dari ornamen khas, sanggar seni, kuliner tradisional, hingga kerajinan tangan. Bahkan pengunjung dapat belajar langsung dari warga, baik membuat kuliner Betawi maupun berlatih kesenian,” ujarnya saat audiensi di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Menurutnya, konsep ini diharapkan mampu menarik kunjungan masyarakat luas, termasuk pelajar, sehingga berdampak langsung pada peningkatan ekonomi warga, khususnya pelaku UMKM berbasis budaya Betawi.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Abdul Aziz, menyampaikan bahwa pengembangan budaya Betawi harus berjalan selaras dengan sektor pariwisata dan UMKM.

“Ketika pariwisata Jakarta maju, budaya Betawi akan ikut terangkat, dan UMKM juga akan tumbuh. Di destinasi wisata, kita bisa hadirkan pertunjukan budaya sekaligus kuliner dan kerajinan khas Betawi,” jelasnya.

Ia pun menyambut positif pelaksanaan Festival Dekorasi Kampung Betawi dan menyatakan siap mendukung penuh agar kegiatan tersebut berjalan optimal dan berkelanjutan.Fot

Dengan konsep yang menggabungkan budaya, edukasi, dan ekonomi, Festival Dekorasi Kampung Betawi digadang-gadang menjadi model pengembangan wisata berbasis komunitas yang tidak hanya melestarikan budaya lokal, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. (*)