JAKARTA, Swararakyat.com – Sosok pria berbaju hitam kembali menjadi sorotan di media sosial setelah video yang memperlihatkan dirinya melarang wartawan merekam aksi demonstrasi kembali beredar.
Dalam video tersebut, pria yang belum diketahui identitasnya itu terlihat berada di tengah situasi aksi. Ia kemudian tampak meminta wartawan untuk tidak merekam menggunakan kamera.
Potongan video tersebut kembali ramai diperbincangkan setelah sejumlah pengguna media sosial mengunggah ulang rekaman serupa. Netizen kemudian mengaitkan sosok tersebut dengan video sebelumnya yang juga memperlihatkan seorang pria berbaju hitam meminta wartawan menghentikan aktivitas peliputan.
Kemunculan kembali video itu memunculkan beragam komentar. Sebagian pengguna mempertanyakan alasan pria tersebut melarang wartawan melakukan perekaman di tengah aksi demonstrasi.
Namun, hingga kini belum ada informasi terverifikasi mengenai identitas pria tersebut maupun alasan sebenarnya di balik tindakannya. Belum dapat dipastikan pula apakah pria itu merupakan bagian dari kelompok tertentu atau memiliki keterkaitan dengan aparat keamanan.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian karena kerja jurnalistik dalam situasi demonstrasi membutuhkan ruang yang aman agar wartawan dapat menjalankan tugas peliputan dan publik memperoleh informasi mengenai jalannya aksi.
Sebelumnya, kasus kekerasan terhadap wartawan saat meliput demonstrasi juga pernah terjadi. Pada Maret 2025, wartawan Kompas Faqih Rohman Syafei melaporkan dugaan kekerasan yang dialaminya saat meliput demonstrasi di depan Gedung DPRD Jawa Barat.
Sementara itu, aksi demonstrasi di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir juga mendapat perhatian aparat keamanan. Polisi sebelumnya mengamankan sejumlah orang yang diduga berupaya memicu kericuhan dan membenturkan massa dengan aparat.
Swararakyat.com masih berupaya menelusuri konteks lengkap video tersebut, termasuk lokasi, waktu kejadian, serta identitas dan keterangan pihak-pihak yang terlihat dalam rekaman.













