Pernyataan Sikap
Sebagai organisasi yang memiliki akar sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia, Pemuda Muslimin Indonesia merasa terpanggil untuk menyuarakan keprihatinan sekaligus kecaman keras terhadap tindakan yang mencederai simbol-simbol kenegaraan, khususnya penyandingan Bendera Merah Putih dengan bendera bajak laut dari serial One Piece yang baru-baru ini viral di media sosial.
Sejarah mencatat bahwa Pemuda Muslimin Indonesia turut ambil bagian dalam gelombang perjuangan kemerdekaan bangsa. Didirikan pada masa penjajahan, organisasi ini lahir dari semangat jihad kebangsaan, mempersatukan semangat keislaman dan nasionalisme demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Para pemuda Muslim kala itu rela mengorbankan jiwa dan raga, demi satu kehormatan: tegaknya Merah Putih sebagai lambang kemerdekaan, harga diri, dan kedaulatan bangsa.
Oleh karena itu, penyandingan Bendera Merah Putih—yang merupakan lambang resmi negara, simbol kesucian perjuangan, dan kehormatan bangsa—dengan bendera bajak laut, meski dalam konteks hiburan sekalipun, adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan bertentangan dengan Undang-Undang.
Sebagaimana ditegaskan dalam:
UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan,
Khususnya Pasal 24 huruf c, yang menyatakan bahwa “Setiap orang dilarang mengibarkan bendera negara yang dirangkaikan dengan benda lain, termasuk gambar atau simbol yang bukan bagian dari bendera negara.”
Kami menilai tindakan tersebut merupakan pelecehan terhadap martabat negara dan bentuk penghinaan terhadap perjuangan para pahlawan bangsa.
Kami menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak lalai dalam menjaga kehormatan simbol-simbol negara. Kreativitas dan ekspresi budaya pop seharusnya tidak mengaburkan batas antara hiburan dan kehormatan nasional.
Kami juga mendorong aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap pelaku atau pihak yang terlibat dalam aksi tersebut, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bahwa kemerdekaan bukanlah warisan tanpa nilai, tetapi hasil dari darah dan air mata para pejuang, yang harus senantiasa dijaga dan dihormati.
MERDEKA!
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Rizki (Ketua Umum Pemuda Muslimin Indonesia) PW DKI Jakarta













