Soegiarto Santoso Ucapkan Selamat kepada Maruli Simanjuntak dan HUT ke-5 PKN: Saatnya Memperkuat Pengabdian kepada Bangsa

Jakarta,SwaraRakyat.com — Ketua PIMNAS GKN (Generasi Kebangkitan Nusantara), Soegiarto Santoso, S.E., menyampaikan ucapan selamat kepada Jenderal TNI Maruli Simanjuntak atas pelantikannya sebagai Wakil Panglima TNI oleh Presiden Prabowo Subianto. Pada kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan ucapan selamat atas lima tahun perjalanan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), yang akan memperingati hari lahirnya pada 28 Oktober 2026.

Soegiarto berharap amanah baru yang diemban Maruli dapat memperkuat profesionalisme TNI, meningkatkan koordinasi antarmatra, serta memperkokoh komitmen menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Selamat dan sukses kepada Jenderal TNI Maruli Simanjuntak atas amanah baru sebagai Wakil Panglima TNI. Semoga senantiasa diberikan kekuatan, kebijaksanaan, dan integritas dalam menjalankan tugas demi bangsa dan negara,” ujar Soegiarto.

Pergantian Kepemimpinan TNI dan Tantangan Kebangsaan

Maruli sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) sejak November 2023, pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Kini, pada era Presiden Prabowo Subianto, Maruli dipercaya mengemban jabatan Wakil Panglima TNI, sementara Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menempati posisi KSAD.

Menurut Soegiarto, pergantian jabatan di lingkungan TNI perlu dimaknai sebagai bagian dari dinamika organisasi pertahanan negara yang harus senantiasa mengedepankan profesionalisme, efektivitas, dan kepentingan nasional.

“Pergantian kepemimpinan merupakan hal yang wajar dalam sebuah institusi. Yang terpenting adalah bagaimana setiap amanah dijalankan secara profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan bangsa. Kedaulatan negara dan keutuhan NKRI harus tetap menjadi prioritas,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap wilayah perbatasan dan daerah terpencil, terutama dalam aspek keamanan, pembangunan, serta kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, menjaga perbatasan bukan hanya berkaitan dengan pertahanan wilayah, melainkan juga memastikan kehadiran negara dirasakan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan kesempatan ekonomi.

“Pertahanan yang kuat harus berjalan seiring dengan kesejahteraan rakyat. Masyarakat di wilayah perbatasan harus mendapatkan perhatian yang setara sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” katanya.

PKN Memasuki Usia Lima Tahun, Momentum Memperkuat Perjuangan Politik

Selain menyampaikan ucapan selamat kepada Maruli, Soegiarto turut menyampaikan selamat atas perjalanan lima tahun Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), yang berdiri pada 28 Oktober 2021, bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda.

Menurutnya, usia lima tahun merupakan momentum penting bagi PKN untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas partisipasi masyarakat, serta menegaskan arah perjuangan politik yang berpijak pada kepentingan bangsa dan rakyat.

“Selamat ulang tahun kelima untuk Partai Kebangkitan Nusantara. Semoga PKN semakin matang, solid, dan konsisten dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat serta berkontribusi bagi masa depan Indonesia,” ujar Soegiarto.

Ia menilai, tantangan politik ke depan tidak cukup dijawab dengan memperkuat struktur organisasi atau membangun popularitas semata. Partai politik juga dituntut menghadirkan gagasan, kader yang berkualitas, dan kerja nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

Karena itu, momentum lima tahun PKN diharapkan menjadi ruang refleksi untuk memperkuat kaderisasi, meningkatkan kualitas komunikasi politik, serta membangun kedekatan dengan masyarakat di berbagai daerah.

“Partai politik harus mampu membuktikan bahwa kehadirannya membawa manfaat bagi masyarakat. Konsolidasi harus menghasilkan kerja nyata, gagasan harus diterjemahkan menjadi program, dan perjuangan politik harus tetap berpijak pada kepentingan bangsa,” tegasnya.

Generasi Kebangkitan Nusantara dan Masa Depan Indonesia

Sebagai Ketua PIMNAS GKN, Soegiarto berharap semangat kebangkitan nasional dapat terus diwujudkan melalui kolaborasi antargenerasi, penguatan persatuan, dan keterlibatan aktif masyarakat dalam pembangunan.

Ia menegaskan bahwa masa depan Indonesia membutuhkan institusi negara yang profesional, partai politik yang bertanggung jawab, serta generasi muda yang berani menghadirkan gagasan dan solusi bagi persoalan bangsa.

Menurutnya, penguatan pertahanan negara dan penguatan demokrasi bukanlah dua agenda yang harus dipertentangkan. Keduanya merupakan bagian dari upaya membangun Indonesia yang berdaulat, demokratis, adil, dan sejahtera.

“Baik TNI maupun partai politik memiliki peran masing-masing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. TNI menjalankan tugas pertahanan sesuai mandatnya, sedangkan partai politik harus memperkuat demokrasi dan memperjuangkan aspirasi rakyat. Semuanya harus berjalan sesuai konstitusi dan kepentingan nasional,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Soegiarto kembali menyampaikan harapan agar Maruli Simanjuntak sukses menjalankan amanah barunya dan PKN semakin kuat dalam perjalanan politiknya.

“Selamat bertugas kepada Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Selamat menyongsong lima tahun Partai Kebangkitan Nusantara. Semoga semangat pengabdian, persatuan, dan kebangkitan terus menjadi energi untuk membangun Indonesia yang berdaulat, maju, adil, dan bermartabat,” tutup Soegiarto.(sang)