Daerah  

Gudeg Yu Djum Pusat Yogya Sediakan Makan Gratis bagi Perantau Terdampak Bencana Sumatera

Foto: Gudeg Yu Djum Pusat Yogya (Redaksi/Ario.P)

Yogyakarta, Swararakyat.com – Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat memicu kepedulian pelaku usaha kuliner di Yogyakarta. Warung Gudeg Yu Djum Pusat, yang berlokasi di jantung Kota Yogyakarta, menginisiasi program makan gratis bagi perantau, terutama mahasiswa dan pelajar yang keluarganya terdampak langsung.

Foto: Pak Dikdik (Tengah) dan pengunjung (Redaksi/Ario P.)

Perwakilan pemilik usaha, Pak Dikdik beserta manajemen, mengatakan aksi ini lahir dari rasa duka dan empati mendalam atas kondisi masyarakat di daerah bencana. “Kegiatan ini murni dari kami untuk membantu dan meringankan saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Semoga hal ini bisa meringankan beban,” ujarnya.

Sebanyak 150 porsi nasi dan lauk pauk dan bukan hanya gudeg,  di warung tersebut disediakan juga menu masakan nasional lainnya dan berlangsung setiap hari selama periode 5–19 Desember 2025. Penerima manfaat cukup menunjukkan identitas sebagai perantau atau mahasiswa yang memiliki keluarga atau kerabat terdampak.

Sejumlah mahasiswa menyambut baik inisiatif tersebut. Nadia, mahasiswi asal Aceh yang menempuh studi di Universitas Negeri Yogyakarta, mengaku bantuan ini sangat berarti. Ia menjelaskan bahwa kondisi keluarganya ikut terdampak karena orang tuanya yang bekerja sebagai pedagang buah mengalami kesulitan pasokan akibat terputusnya jalur darat dari Sumatera Utara. “Penjualan terganggu dan ekonomi di Aceh ikut melemah,” katanya.

Ruben, mahasiswa asal Medan, juga merasakan dampak ekonomi di daerahnya. Ia menyebut kenaikan harga kebutuhan pokok, kelangkaan BBM, serta banyaknya jalur darat yang terblokir membuat transaksi keuangan menjadi sulit. “Bantuan makan gratis seperti ini sangat membantu kami,” ujarnya.

Meski sudah berjalan beberapa hari, jumlah mahasiswa yang memanfaatkan fasilitas ini belum maksimal. Namun, pihak warung terus mengupayakan sosialisasi dengan menyambangi komunitas serta asrama mahasiswa Sumatera di Yogyakarta agar bantuan tepat sasaran.

Pengelola Warung Gudeg Yu Djum berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain untuk turut bergerak membantu para perantau yang sedang menghadapi beban psikologis dan ekonomi akibat bencana. (Ario P.)