BANDUNG, SWARARAKYAT.COM — Kecurigaan seorang sopir layanan angkutan daring bernama Tegar mengungkap upaya pembuangan jasad perempuan yang ditemukan dalam kardus di Jalan Terusan Suryani, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (1/9/2026).
Tegar mengaku mendapat pesanan melalui aplikasi Lalamove untuk mengangkut kardus berukuran besar dari kawasan Dunguscariang, Kecamatan Andir, menuju kawasan Kopo.
Saat membantu menaikkan kardus ke bak mobil pikap, Tegar awalnya tidak mengetahui isi barang tersebut. Namun, ia mulai curiga karena kardus terasa berat dan mengeluarkan bau tidak sedap.
“Ini berat,” ujar Tegar kepada pemesan. Ia kemudian menyarankan agar kardus yang berada di atas troli didorong mendekati mobil.
Kecurigaan Tegar semakin kuat setelah kendaraan berjalan beberapa ratus meter. Bau menyengat terus tercium dari arah kardus.
Tegar kemudian menanyakan kembali isi kardus kepada pria yang memesan jasa angkutan tersebut. Menurutnya, pria berinisial SDS (31) itu mengaku kardus berisi besi dan pakaian.
Jawaban tersebut tidak membuat Tegar yakin. Ia bahkan meminta agar kardus dibuka untuk memastikan isinya. Namun, permintaan itu ditolak oleh SDS.
“Saya masih curiga dan terus menanyakan ke dia, bahkan saya sampai meminta dia buka bungkusan itu. Tapi, dia ketakutan dan menolaknya,” kata Tegar.
Merasa situasi semakin mencurigakan, Tegar kemudian memutuskan untuk menghentikan perjalanan dan meminta SDS menurunkan kardus.
Tegar membelokkan mobil ke kawasan Jalan Terusan Suryani, sebelum lampu merah Pasir Koja. Di lokasi yang cukup ramai, ia meminta SDS menurunkan kardus tersebut.
“Saya teriak-teriak ke pelaku untuk turunkan dus besar itu. Sedangkan saya duduk bareng warga,” ujarnya.
Setelah kardus diturunkan, Tegar menjauh dari lokasi dan mencari bantuan. Ia kemudian melihat seorang petugas keamanan dan meminta bantuan untuk menghubungi polisi.
“Saya katakan ke satpam, Pak tolong hubungi polisi, sepertinya orang itu membawa mayat,” katanya.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti aparat kepolisian. Jasad perempuan ditemukan berada di dalam kardus di kawasan Jalan Terusan Suryani.
Polisi selanjutnya memburu SDS yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut. SDS ditangkap di wilayah Banten saat disebut tengah dalam perjalanan menuju Palembang.
Korban diketahui bernama Siti Maemunah (41). Polisi masih mendalami motif serta rangkaian pembunuhan tersebut.
Kesaksian Tegar menjadi bagian penting dalam pengungkapan kasus tersebut. Kecurigaannya terhadap bau menyengat dari kardus membuat rencana pemindahan jasad menggunakan jasa angkutan daring tersebut gagal. (*)













