Jakarta, Swararakyat.com Pengurus Perserikatan Baramuda Indonesia (PBI) melakukan audiensi dengan Kepala Pusat Bela Negara Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung, pada Jumat (8/5/2026) di Kantor Forum Bela Negara RI yang berlokasi di Jl. Salemba Raya No.14, Jakarta Pusat.
Pertemuan tersebut membahas penguatan nasionalisme dan nilai kebangsaan di kalangan generasi muda melalui sinergi program antara PBI dan Bela Negara Kementerian Pertahanan.
Ketua Umum PBI mengatakan, kondisi sosial generasi muda saat ini membutuhkan pendekatan baru dalam membangun semangat cinta tanah air di tengah derasnya pengaruh globalisasi, polarisasi media sosial, hingga menurunnya kepedulian terhadap nilai persatuan bangsa.
“Generasi muda hari ini menghadapi tantangan yang berbeda. Nasionalisme tidak cukup hanya diajarkan secara teoritis, tetapi harus hadir dalam gerakan nyata yang dekat dengan kehidupan anak muda,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut, PBI menawarkan kerja sama strategis berupa sosialisasi bela negara, pendidikan kebangsaan, diskusi kepemudaan, hingga program literasi digital yang menyasar pelajar, mahasiswa, dan komunitas anak muda di berbagai daerah.
Menurutnya, kolaborasi dengan Pusat Bela Negara menjadi langkah penting untuk memperkuat karakter generasi muda agar tidak mudah terpengaruh paham radikal, intoleransi, maupun disinformasi yang berkembang di ruang digital.
Sementara itu, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan bahwa bela negara bukan semata-mata soal militerisme, melainkan kesadaran kolektif untuk menjaga persatuan, ideologi Pancasila, dan masa depan bangsa.
Ia menilai organisasi kepemudaan memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun ketahanan nasional berbasis masyarakat.
<span;>“Anak muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai kebangsaan, terutama di era digital yang penuh tantangan informasi dan pengaruh luar,” katanya.
Pertemuan berlangsung hangat dan produktif. Kedua pihak disebut sepakat untuk menjajaki program bersama yang akan difokuskan pada penguatan wawasan kebangsaan dan pembinaan karakter generasi muda Indonesia.
Langkah kolaborasi ini dinilai menjadi sinyal bahwa isu nasionalisme dan bela negara kembali menjadi perhatian serius di tengah perubahan sosial yang semakin cepat di kalangan generasi muda. (*)













