Jakarta,SwaraRakyat.com — Perbanas Institute menggelar Prosesi Wisuda Tahun 2026 di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Sebanyak 951 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti prosesi dengan mengusung tema
“Integrity-Driven Innovation: Reimagining Business, Finance, and Digital Transformation for Sustainable Development.”
Dari total tersebut, 111 lulusan berasal dari Program Magister Manajemen dan 54 lulusan Program Magister Akuntansi. Pada jenjang sarjana, Perbanas Institute meluluskan 353 lulusan S1 Akuntansi, 295 S1 Manajemen, 20 S1 Ekonomi Syariah, 65 S1 Sistem Informasi, dan 25 S1 Teknik Informatika. Sementara Program Profesi Akuntansi (PPAk) meluluskan tiga orang, serta jenjang diploma terdiri atas 11 lulusan D3 Akuntansi dan 14 lulusan D3 Keuangan dan Perbankan.
Tema wisuda tahun ini menegaskan pentingnya integritas dan inovasi sebagai fondasi lulusan dalam menghadapi perubahan di dunia bisnis, keuangan, teknologi, dan industri. Perbanas Institute berharap para lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia usaha, masyarakat, serta pembangunan berkelanjutan.
Rektor Perbanas Institute, Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M.Ec., mengatakan para lulusan harus memiliki kemampuan adaptasi terhadap perubahan, termasuk dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan dunia usaha serta industri.
Menurutnya, penguatan pemanfaatan teknologi informasi dan relevansi kurikulum menjadi bagian penting agar lulusan mampu beradaptasi dengan dinamika lingkungan profesional.
Prosesi wisuda juga dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. Dalam orasi ilmiahnya, ia menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diiringi kreativitas, kemampuan beradaptasi, keberanian berinovasi, serta karakter dan integritas.
“Kita membutuhkan generasi yang cukup kreatif untuk menghadapi perubahan, cukup adaptif untuk menghadapi ketidakpastian, berani untuk mencoba sesuatu yang baru, tetapi juga cukup berintegritas dan mengetahui mana yang benar ketika dunia menawarkan begitu banyak jalan pintas,” ujar Brian Yuliarto.
Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Jakarta, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab melahirkan lulusan berkualitas sekaligus mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Ia juga mendorong agar riset perguruan tinggi tidak berhenti pada publikasi, tetapi berkembang menjadi prototipe, produk, dan solusi bagi masyarakat.
Melalui Wisuda Tahun 2026, Perbanas Institute berharap 951 lulusan mampu membawa semangat Integrity-Driven Innovation dalam perjalanan profesional mereka. Integritas menjadi prinsip dalam mengambil keputusan, sementara inovasi menjadi kekuatan untuk menghadapi perubahan dan menciptakan solusi baru bagi dunia bisnis, keuangan, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.(sang)













