PTM Manggala Purworejo Loloskan Dua Atlit di Seleknas Road To Taiwan

Caption Foto Tiga atlet binaan PTM Manggala Purworejo, Adisa Ava Agani, Rafa Aditya, dan Refisqy Melviano Satrio Wibowo, berhasil menembus Seleksi Nasional PB PTMSI. Dua atlet di antaranya lolos mewakili Indonesia menuju kejuaraan tenis meja di Taiwan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, Swararakyat.com – Seleksi Nasional Tenis Meja bertajuk National Selection PB PTMSI Athletes U11, U12, U13, U15 Road to Taiwan telah usai digelar pada 24–26 Juni 2026 di By Walk Pluit, Jakarta.

Sebanyak 16 atlet putra dan putri hasil seleksi dinyatakan lolos dan langsung masuk Pelatihan Nasional (Pelatnas) untuk dipersiapkan menghadapi kejuaraan di Taiwan pada Agustus mendatang.

Para atlet akan menjalani pemusatan latihan di Pelatnas PB PTMSI Cariu, Bogor, Jawa Barat, selama satu bulan. Mereka akan ditempa dari sisi fisik, teknik, hingga mental bertanding di bawah penanganan Gibran Berliana, peraih medali perak PON 2024, bersama Ichsan.

Pengalaman dan tangan dingin Gibran yang sarat pengalaman diharapkan mampu membawa para atlet Indonesia menorehkan prestasi terbaik di Taiwan.

Dari Jawa Tengah, tiga atlet binaan PTM Manggala Purworejo berhasil menembus hasil seleksi. Adisa Ava Agani lolos untuk kategori Putri U11 dan Rafa Aditya untuk kategori Putra U11, keduanya berhak menuju Taiwan. Sementara Refisqy Melviano Satrio Wibowo berhasil masuk Pelatnas PB PTMSI.

Ketiga atlet tersebut merupakan binaan pelatih M. Lendi Latuheru di PTM Manggala yang beralamat di Jalan Kliwonan No. 1, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, tepatnya di Gedung PKBM Sawunggaling, Jawa Tengah.

Keberhasilan menembus Pelatnas PB PTMSI disambut rasa syukur oleh para atlet, pelatih, dan keluarga besar PTM Manggala Purworejo.

“Anak-anak kita akan membawa nama bangsa dan negara Indonesia di kancah internasional agar dapat memberikan hasil terbaik nantinya. Mohon dukungan dan doa semua pihak. Kami juga haturkan terima kasih kepada Ketum PB PTMSI Pak Peter Layardi yang telah memberikan ruang dan kesempatan bagi atlet kelompok umur untuk dapat bertanding di luar negeri,” ungkap Lendi.

Menurutnya, kesempatan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman berharga bagi para atlet, tetapi juga dapat menjadi motivasi bagi atlet dan orang tua untuk semakin bersemangat dalam menjalani proses latihan.

“Ini akan memotivasi, memicu semangat atlet juga orang tua atlet dalam berlatih,” tambah Lendi. (JLB)