Aktivis 98 Ridwan Gema Puan Nilai Brigjen Pol Hari Nugroho Layak Untuk Posisi Strategis Kapolda Jatim

Jakarta,SwaraRakyat.com – Aktivis 98 Ridwan Gema Puan menilai Brigjen Pol Hari Nugroho merupakan salah satu figur perwira tinggi Polri yang layak dipertimbangkan untuk mengisi posisi strategis, termasuk sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim), mengingat rekam jejak panjang dan pengalaman kepemimpinannya di berbagai lini penugasan.

Menurut Ridwan pada 21/5/2026, Jawa Timur sebagai salah satu provinsi terbesar dan paling strategis di Indonesia membutuhkan figur kepemimpinan kepolisian yang tidak hanya kuat secara operasional, tetapi juga matang dalam tata kelola organisasi dan pengawasan internal.

“Kapolda Jawa Timur bukan posisi administratif biasa. Kompleksitas tantangannya tinggi, mulai dari keamanan perkotaan, kawasan industri, mobilitas masyarakat, hingga dinamika sosial yang terus berkembang. Karena itu dibutuhkan figur yang matang, teruji, dan punya pengalaman lengkap,” ujar Ridwan dalam keterangannya, Kamis.

Brigjen Pol Hari Nugroho, S.I.K., saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Wakapolda NTB). Berdasarkan daftar riwayat hidup resmi, perwira tinggi Polri kelahiran Ambarawa, 23 Februari 1969 itu merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 dengan pengalaman penugasan yang terbilang komprehensif.

Karier Hari Nugroho dimulai dari korps Brimob. Ia pernah menjabat sebagai Danton I Kompi 594 Sat Brimob Polda Metro Jaya, Wadanki 594 Sat Brimob Polda Metro Jaya, hingga Danki I Yon A Satbrimobda Metro Jaya, yang membentuk fondasi kepemimpinan lapangannya.

Pengalamannya kemudian berkembang di berbagai bidang, mulai dari operasional wilayah, reserse, hingga pengawasan internal. Sejumlah jabatan yang pernah diemban antara lain Kasubbag Dastik Roops Polda Kalimantan Timur, Kabag Binamitra Polres Kutai, Kabag Ops Poltabes Samarinda, Wakapolres Kutai Barat, Koorspripim Polda Kaltim, Kasat I Tipikor Ditreskrim Polda Kaltim, serta Kasat Dalmas Dit Samapta Polda Sulawesi Tengah.

Di bidang pengawasan internal, Hari Nugroho juga memiliki rekam jejak kuat setelah pernah menjabat sebagai Kabag Binkar Ropers Polda Sulteng, Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Kaltim, Kabid Propam Polda Kalimantan Barat, hingga Anjak Madya Bid Paminal Divpropam Polri.

Kariernya terus menanjak saat dipercaya mengisi posisi strategis di tingkat pusat, mulai dari Kayanma Polri, Kapusjarah Polri, hingga kini Wakapolda NTB.

Ridwan menilai pengalaman lintas fungsi tersebut menjadi nilai penting dalam membaca kebutuhan kepemimpinan di wilayah sebesar Jawa Timur.

“Beliau pernah memimpin pasukan, memahami penegakan hukum, mengelola pengawasan internal, hingga menangani tata kelola kelembagaan Polri. Figur dengan pengalaman selengkap ini tentu patut diperhitungkan untuk posisi strategis,” katanya.

Di bidang pendidikan, Hari Nugroho tercatat menempuh PTIK (2003), Sespim (2008), dan Sespimti (2018), serta sejumlah pendidikan pengembangan seperti Padas Reserse, Daspa Brimob, Dikjab Danki, KIBI, Susjab Kapolres, hingga JCLEC.

Selain itu, ia memiliki kompetensi khusus seperti scuba diver, pasukan para dasar, serta kemampuan bela diri judo dan karate.

Atas pengabdiannya, Brigjen Hari Nugroho juga menerima sejumlah penghargaan, di antaranya Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun, 16 Tahun, 24 Tahun, Satyalancana Dwidya Sistha, Bintang Bhayangkara Nararya, hingga Satyalancana Ksatria Bhayangkara.

Ridwan menegaskan, penilaian tersebut merupakan pandangan atas kebutuhan kepemimpinan berbasis merit dan rekam jejak profesional.

“Yang dibutuhkan institusi adalah figur yang teruji, punya pengalaman lengkap, dan memahami tantangan keamanan modern. Dalam konteks itu, Brigjen Hari Nugroho adalah salah satu nama yang layak diperhitungkan,” pungkasnya.(sang)