PANIAI,Papua Tengah,SwaraRakyat.Com — Anggota DPRK Paniai dari Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Thomas Gobai, SH., mendesak Pemerintah Kabupaten Paniai melalui organisasi perangkat daerah (OPD) teknis segera turun ke lapangan untuk mendata kondisi masyarakat dan tanaman pangan yang terdampak kemarau berkepanjangan.
Thomas mengatakan, kemarau panjang di sejumlah wilayah Paniai telah menyebabkan tanaman masyarakat mengalami kekeringan dan berpotensi menimbulkan gagal panen. Kondisi tersebut, menurut dia, harus segera diantisipasi untuk mencegah terjadinya krisis pangan dan dampak sosial yang lebih luas.
“OPD teknis harus segera turun ke lapangan dan mengambil data riil dari distrik hingga kampung. Pemerintah harus mengetahui secara pasti berapa banyak masyarakat yang terdampak dan bagaimana kondisi tanaman pangan mereka,” kata Thomas dalam pernyataan sikapnya di Paniai, Rabu (26/8/2026).
Sejumlah wilayah yang perlu mendapat perhatian, antara lain Distrik Paniai Timur, Wege Muka, Bibida, Kebo, Yagai, serta distrik lainnya yang mengalami kondisi serupa berdasarkan laporan dan aspirasi masyarakat.
Menurut Thomas, pendataan langsung di lapangan sangat penting agar pemerintah memiliki data yang valid sebagai dasar menentukan langkah penanganan. Data tersebut juga dapat menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten Paniai untuk mengajukan dukungan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah maupun pemerintah pusat melalui kementerian terkait.
“Ini bukan hanya persoalan tanaman yang kering. Jika tanaman pangan gagal panen dan tidak segera ditangani, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat karena menyangkut ketersediaan pangan,” ujarnya.
Thomas meminta OPD terkait tidak berhenti pada pendataan, tetapi segera menyiapkan langkah konkret bagi masyarakat yang terdampak.
Langkah tersebut, antara lain memastikan ketersediaan bantuan pangan apabila diperlukan, menjamin akses air bersih, serta memberikan dukungan kepada petani untuk mempertahankan dan memulihkan tanaman serta sumber penghidupan masyarakat.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Paniai segera menyampaikan hasil pendataan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan pemerintah pusat apabila dampak kemarau membutuhkan penanganan dan dukungan lebih luas.
“Sebagai wakil rakyat, saya menyampaikan aspirasi masyarakat Paniai kepada pemerintah. Kami berharap Pemerintah Kabupaten Paniai, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, dan pemerintah pusat dapat melihat kondisi ini secara serius dan mengambil langkah sebelum keadaan semakin sulit,” kata Thomas.
Thomas menegaskan, kehadiran pemerintah hingga tingkat distrik dan kampung sangat dibutuhkan dalam menghadapi dampak kemarau berkepanjangan.
“Jangan menunggu sampai terlambat. Pemerintah harus hadir ketika rakyat membutuhkan. Data riil harus segera diambil, kondisi masyarakat harus dipastikan, dan bantuan diberikan sesuai kebutuhan di lapangan. Mencegah lebih baik daripada menunggu rakyat semakin menderita,” tegasnya.(sang)













